Friday, January 10, 2020

Menanggulangi HOAX Melalui Lomba Desain Poster PIM STIKI VI 2019


Menanggulangi HOAX Melalui Lomba
Desain Poster PIM STIKI VI 2018

Halo sahabat, perkenalkan saya Ahmad Fiandy Rahman Saputra atau yang biasa dipanggil Fian. Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi pengalaman seputar desain saya terutama karya poster dengan tema “Menanggulangi HOAX” di acara PIM STIKI VI 2018. PIM (Pekan Ilmiah Mahasiswa) STIKI VI 2018 merupakan ajang uji kompetensi mahasiswa yang digelar di Kampus STIKI Malang, dan diikuti oleh peserta di seluruh provinsi Jawa Timur. PIM STIKI VI 2018 ini juga merupakan kegiatan yang diselenggarakan setiap tahun sekali dengan menghadirkan berbagai kategori lomba dan tema yang menarik untuk diikuti.

Beberapa kategori lomba yang diadakan pada acara PIM STIKI VI 2018 ini antara lain yaitu Business Plan, Programming, Desain Poster, dan Pilmapres STIKI. Dari banyaknya kategori lomba tersebut saya mengikuti kategori lomba “Desain Poster” dengan tema yang telah ditentukan sebelumnya yaitu “Menaggulangi HOAX”. HOAX sendiri merupakan berita bohong atau berita palsu yang dibuat seolah-olah benar adanya dan sengaja dibuat untuk membuat perpecahan antar sesama baik golongan maupun individu. Oleh karena itu perlu adanya edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menangani HOAX agar tidak mudah terpengaruh dan segan menyebar berita tersebut kepada orang-orang terdekat maupun sekedar membagikannya di media sosial. Oleh karena itu saya beserta tim merasa tertantang dan ingin membuat media komunikasi cetak berupa desain poster yang nantinya dapat berguna untuk masyarakat sekitar maupun luas dalam menyikapi adanya berita bohong atau HOAX tersebut.

Dalam proses pembuatan desain poster tersebut kami membaginya dalam beberapa tahapan diantaranya yaitu “Brainstorming” (pencarian ide), penentuan Insight (pemilihan kata kunci atau konsep yang akan dibuat), pembuatan sketsa desain, dan yang terakhir yaitu Final Desain (hasil digitalisasi dari proses sketsa sebelumnya). Konsep yang kami tentukan yaitu penyebar HOAX yang divisualisasikan dengan manusia yang memiliki kepala komputer yang memiliki maksud untuk menyebarkan berita bohong melalui media sosial yang kini banyak digunakan oleh semua kalangan baik anak-anak hingga orang dewasa. Selanjutnya visualisasi bumi memiliki makna bahwa penyebar HOAX mampu menyebarkan berita palsu ke seluruh penjuru dunia. Unsur lainnya yang terdapat pada poster rancangan kami yaitu pemilihan kata-kata dalam bentuk tipografi, disini kami menentukan kalimat  “Dalang Penghancur Dunia” sebagai info penguat yang ingin disampaikan kepada masyarakat luas. Pada proses penjurian selanjutnya kami melakukan presentasi terkait konsep desain kami yang telah divisualisasikan sebelumnya kepada Dewan Juri, hingga akhirnya nama tim kami dipanggil dan terpilih sebagai juara 2 dalam kategori “Desain Poster”. Saya kira itu penglaaman berharga yang dapat saya bagikan, terimakasih telah meluangkan waktunya untuk membaca :)


       

Wednesday, May 15, 2019

"Item Kill by Milenial"


Hari ini kita hidup di jaman yang serba canggih dan instan. bahkan sekarang dalam melakukan transaksi pun tidak membutuhkan uang cash lagi melainkan sudah berwujud kartu. Alat pembayaran berupa kartu inilah yang dinamakan kartu kredit. Bentuknya memang hampir sama dengan jenis kartu lainnya seperti kartu ATM, tetapi berbicara fungsi jelas berbeda. 

Pengertian kartu kredit secara istilah adalah alat pembayaran pengganti uang cash yang dipergunakan untuk melakukan transaksi berupa barang maupun jasa yang menerima pembayaran dengan menggunakan kartu kredit. Istilah lain juga menyebutkan bahwa kartu kredit sebagai alat pembayaran dari perbankan guna mempermudah transaksi nasabah.

Cara menggunakannya pun cukup mudah, Anda tinggal menggesek kartu kredit tersebut saat hendak bertransaksi. Biasanya untuk menyelesaikan transaksi menggunakan kartu kredit, Anda diminta untuk memasukkan nomor pin atau cukup tanda tangan di struk belanjaan tersebut. Tagihan kartu kredit bisa dikirim melalui via email atau via pos. Namun, sekarang kebanyakan orang lebih memilih dikirim via email karena lebih praktis.

Definisi Kartu Kredit Menurut Para Ahli

-          Pertama ada dari Emmy Pangaribuan br. Simanjutak yang menyatakan kartu kredit adalah sebuah kartu yang pemegangnya mempunyai hak sepenuhnya atas kartu tersebut dan telah bersedia menandatangani formulir rekening pada perusahaan sehingga bisa memperoleh barang atau jasa tanpa harus membayar dengan uang tunai.

-          Definisi yang kedua dari Muhammad Djumhana yang menyatakan bahwa kartu kredit merupakan alat pengganti uang tunai. Sebenarnya definisi tersebut hampir sama seperti yang sudah dijelaskan di paragraf awal.

-          Pengertian kartu kredit yang ketiga dari Munir Fuady yang mengatakan bahwa kartu kredit merupakan sebuah kartu yang bahannya menggunakan plastik dengan adanya identitas dari pemegang dan penerbit kartu kredit dan sepenuhnya haknya diberikan kepada pemegang kartu kredit yang sudah bersedia menandatangani tanda pelunasan pembayaran yang digunakan untuk membayar jasa atau barang yang sudah dibeli di tempat-tempat tertentu.

-          Berbeda lagi dengan pengertian dari Imam Prayogo Suryahadibroto dan Djoko Prakoso yang menyatakan bahwa kartu kredit merupakan sebuah alat pembayaran sebagai pengganti uang tunai yang dimana alat tersebut bisa ditukar dengan apa yang diinginkan, di tempat mana saja yang menerima pembayaran menggunakan kartu kredit atau perusahaan yang bisa menguangkan kartu tersebut menjadi sebuah uang tunai.

Dari pengertian kartu kredit yang telah dijabarkan menurut para ahli tersebut dapat disimpulkan bahwa di dalam kartu kredit juga terdapat unsur-unsur yang harus anda ketahui. Diantaranya adalah kartu kredit ini merupakan fasilitas kredit yang diberikan oleh bank, nasabah bisa memiliki kartu kredit dengan persyaratan tertentu dan dapat dipergunakan sebagai alat pembayaran di tempat tertentu.


 Adapun hal-hal atau sifat yang harus kita miliki dalam menghadapi era milenial yang canggih dan serba instan ini daiantaranya yaitu “Keterampilan Sosial” (Social Skill). Berikut merupakan pengertian “Keterampilan Sosial” (Social Skill) menururt para ahli.

Pengertian “Social Skill” Menurut Para Ahli

-          Merrel (2008) memberikan pengertian keterampilan sosial (Social Skill) sebagai perilaku spesifik, inisiatif, mengarahkan  pada hasil sosial yang diharapkan sebagai bentuk perilaku seseorang.

-          Combs & Slaby (Gimpel dan Merrell, 1998) memberikan  pengertian keterampilan sosial (Social Skill) adalah kemampuan berinteraksi dengan orang lain dalam konteks sosial dengan cara-cara yang khusus yang dapat diterima secara social maupun nilai-nilai dan disaat yang sama berguna bagi dirinya dan orang lain.

-          Hargie et.al (1998) memberikan pengertian keterampilan sosial (Social Skill) sebagai kemampuan individu untuk  berkomunikasi efektif dengan orang lain baik secara verbal maupun nonverbal sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada  pada saat itu, di mana keterampilan ini merupakan perilaku yang dipelajari.

Dari pengertian (Social Skill) yang telah dijabarkan menurut para ahli sebelumnya maka dapat disimpulkan bahwa keterampilan sosial (Social Skill) merupakan keterampilan atau kemampuan yang dimiliki oleh individu melalui proses berkomunikasi baik itu verbal mauoun nonverbal melalui proses belajar yang digunakan dalam berhubungan dengan lingkungannya dengan cara baik dan tepat.

Brand (Merek)


Hal terakhir yang kini sangat penting di era milenial ini yaitu Brand atau biasa kitas sebut sebagai merek. Di dunia saat ini, sudah sering bukan kita bertemu berbagai macam brand lokal maupun internasional dengan keunikan dan kekhasan yang mereka miliki. Persaingan setiap brand sungguh luar biasa hingga betapa dibutuhkannya seorang desainer grafis untuk dapat membangun brand visual.

Ada orang yang membeli sebuah produk dengan label sebuah brand ternama akan rela membeli  harga yang luar biasa "mahal" walau hanya kaos oblong. Lalu ada yang bilang "bukan cuma mahal saja,tapi dari kualitas kaosnya juga"

Semua sah-sah saja, karena sebuah brand sudah terbangun dari awal sehingga tercipta kesan seperti kasus diatas. Orang akan secara bawah sadar merasa kualitas brand yang telah mereka kenal lebih dapat mereka percaya dibanding brand baru yang masih belum jelas kualitasnya dan namanya.

Saya pun juga memiliki berbagai brand yang saya percaya dan hingga kini enggan untuk bepindah karena sudah merasa nyaman dari segi pengalaman maupun dari hasil akhir produk.
"Singkatnya, merek anda adalah seperangkat persepsi yang dimiliki orang tentang sesuatu, orang, organisasi, perusahaan, negara, planet dan yang lebih besar lagi. Ini adalah ekspresi emosional yang dikuratori dengan cermat dari nilai yang hidup dalam hati dan pikiran orang."

"Pencitraan merek adalah serangkaian tindakan yang diambil untuk mengembangkan sebuah merek. Ketika dilakukan dengan benar, branding menjadi simfoni desain, bahasa dan pengalaman yang indah, semua bergabung untuk menumbuhkan perasaan yang sangat spesifik."

Apple, bisa dibilang salah satu merek yang sukses membuat orang bangga kepadanya hanya dengan melihat logo “Apple” menempel disetiap lini kehidupannya.

Siapa sih yang tidak merasa bangga membawa kemana-mana produk berlogo apple ini? Apalagi desainer grafis yang bisa dibilang nilai "jual dirinya" akan lebih besar ketika memegang produk ini dihadapan klien."Orang-orang berbicara tentang teknologi, tetapi Apple adalah perusahaan pemasaran," kata John Sculley CEO Apple, kepada koran Guardian pada tahun 1997.

"Ini adalah perusahaan pemasaran dekade ini." Tidak ada yang mengerti ini lebih dari Steve Jobs, yang membawa Apple kembali dari jurang kehancuran pada 1990-an, dengan meremajakan merek melalui serangkaian perubahan gaya, pesan aspiratif dan iklan yang efisien.

Lebih dari segalanya, Jobs mengerti bahwa keunggulan dari strategi merek yang baik termasuk kekompakan , konsistensi dan kejelasan . Menciptakan koneksi psikologis yang kuat di pelanggan. Pengguna tahu apa yang diharapkan ketika mereka menggunakan produk dan perangkat lunak Apple.
Brand secara umum adalah segala sesuatu yang terkait dengan perusahaan, produk, atau layanan semua atribut, baik yang berwujud maupun tidak berwujud. Ini adalah apa yang harus Anda perjuangkan, apa yang harus anda lakukan, katakan dan tampilkan ke depan publik. Brand juga merupakan apa yang orang-orang pikirkan, rasakan, kesan, persepsi orang terhadap sesuatu melalui alam bawah sadar"

Brand sendiri bisa Brand personal, Brand Kelompok, Brand Organisasi, Hingga brand perusahaan. Terlepas dari itu perlu adanya usaha untuk membangun brand. Salah satunya yaitu membuat pencitraan brand seperti yang sempat aku bahas diatas. Pencitraan brand seperti logo, kartu nama, letterhead, dll adalah salah satunya. Desainer grafis tentu memiliki kemampuan untuk membangun pencitraan brand ini.