Hari ini kita hidup di jaman yang serba
canggih dan instan. bahkan sekarang dalam melakukan transaksi pun tidak
membutuhkan uang cash lagi melainkan sudah berwujud kartu. Alat pembayaran
berupa kartu inilah yang dinamakan kartu kredit. Bentuknya memang hampir sama
dengan jenis kartu lainnya seperti kartu ATM, tetapi berbicara fungsi jelas
berbeda.
Pengertian kartu kredit secara istilah adalah alat
pembayaran pengganti uang cash yang dipergunakan untuk melakukan transaksi berupa
barang maupun jasa yang menerima pembayaran dengan menggunakan kartu kredit.
Istilah lain juga menyebutkan bahwa kartu kredit sebagai alat pembayaran dari
perbankan guna mempermudah transaksi nasabah.
Cara menggunakannya pun cukup mudah, Anda
tinggal menggesek kartu kredit tersebut saat hendak bertransaksi. Biasanya
untuk menyelesaikan transaksi menggunakan kartu kredit, Anda diminta untuk
memasukkan nomor pin atau cukup tanda tangan di struk belanjaan tersebut.
Tagihan kartu kredit bisa dikirim melalui via email atau via pos. Namun,
sekarang kebanyakan orang lebih memilih dikirim via email karena lebih praktis.
Definisi Kartu Kredit Menurut Para Ahli
-
Pertama ada dari Emmy Pangaribuan br.
Simanjutak yang menyatakan kartu kredit adalah sebuah kartu yang pemegangnya
mempunyai hak sepenuhnya atas kartu tersebut dan telah bersedia menandatangani
formulir rekening pada perusahaan sehingga bisa memperoleh barang atau jasa
tanpa harus membayar dengan uang tunai.
-
Definisi yang kedua dari Muhammad Djumhana yang
menyatakan bahwa kartu kredit merupakan alat pengganti uang tunai. Sebenarnya
definisi tersebut hampir sama seperti yang sudah dijelaskan di paragraf awal.
-
Pengertian kartu kredit yang ketiga dari
Munir Fuady yang mengatakan bahwa kartu kredit merupakan sebuah kartu yang
bahannya menggunakan plastik dengan adanya identitas dari pemegang dan penerbit
kartu kredit dan sepenuhnya haknya diberikan kepada pemegang kartu kredit yang
sudah bersedia menandatangani tanda pelunasan pembayaran yang digunakan untuk
membayar jasa atau barang yang sudah dibeli di tempat-tempat tertentu.
-
Berbeda lagi dengan pengertian dari Imam
Prayogo Suryahadibroto dan Djoko Prakoso yang menyatakan bahwa kartu kredit
merupakan sebuah alat pembayaran sebagai pengganti uang tunai yang dimana alat
tersebut bisa ditukar dengan apa yang diinginkan, di tempat mana saja yang
menerima pembayaran menggunakan kartu kredit atau perusahaan yang bisa
menguangkan kartu tersebut menjadi sebuah uang tunai.
Dari pengertian kartu kredit yang telah
dijabarkan menurut para ahli tersebut dapat disimpulkan bahwa di dalam kartu
kredit juga terdapat unsur-unsur yang harus anda ketahui. Diantaranya adalah
kartu kredit ini merupakan fasilitas kredit yang diberikan oleh bank, nasabah
bisa memiliki kartu kredit dengan persyaratan tertentu dan dapat dipergunakan
sebagai alat pembayaran di tempat tertentu.
Adapun hal-hal atau sifat yang harus kita
miliki dalam menghadapi era milenial yang canggih dan serba instan ini daiantaranya
yaitu “Keterampilan Sosial” (Social
Skill). Berikut merupakan pengertian “Keterampilan Sosial” (Social Skill) menururt para ahli.
Pengertian “Social Skill” Menurut Para Ahli
-
Merrel
(2008) memberikan pengertian keterampilan sosial (Social Skill) sebagai perilaku spesifik, inisiatif, mengarahkan
pada hasil sosial yang diharapkan sebagai bentuk perilaku seseorang.
-
Combs
& Slaby (Gimpel dan Merrell, 1998) memberikan pengertian keterampilan
sosial (Social Skill) adalah
kemampuan berinteraksi dengan orang lain dalam konteks sosial dengan cara-cara
yang khusus yang dapat diterima secara social maupun nilai-nilai dan disaat
yang sama berguna bagi dirinya dan orang lain.
-
Hargie
et.al (1998) memberikan pengertian keterampilan sosial (Social Skill) sebagai kemampuan individu untuk berkomunikasi
efektif dengan orang lain baik secara verbal maupun nonverbal sesuai dengan
situasi dan kondisi yang ada pada saat itu, di mana keterampilan ini
merupakan perilaku yang dipelajari.
Dari pengertian (Social Skill) yang
telah dijabarkan menurut para ahli sebelumnya maka dapat disimpulkan bahwa keterampilan sosial (Social Skill) merupakan keterampilan atau kemampuan yang dimiliki oleh
individu melalui proses berkomunikasi baik itu verbal mauoun nonverbal melalui proses belajar yang digunakan dalam
berhubungan dengan lingkungannya dengan cara baik dan tepat.
Brand (Merek)
Hal terakhir yang kini sangat
penting di era milenial ini yaitu Brand
atau biasa kitas sebut sebagai merek. Di dunia saat ini, sudah sering bukan
kita bertemu berbagai macam brand lokal maupun internasional dengan
keunikan dan kekhasan yang mereka miliki. Persaingan setiap brand
sungguh luar biasa hingga betapa dibutuhkannya seorang desainer grafis untuk
dapat membangun brand visual.
Ada orang yang membeli sebuah produk dengan label sebuah brand ternama akan rela membeli harga yang luar biasa "mahal" walau hanya kaos oblong. Lalu ada yang bilang "bukan cuma mahal saja,tapi dari kualitas kaosnya juga"
Ada orang yang membeli sebuah produk dengan label sebuah brand ternama akan rela membeli harga yang luar biasa "mahal" walau hanya kaos oblong. Lalu ada yang bilang "bukan cuma mahal saja,tapi dari kualitas kaosnya juga"
Semua sah-sah saja, karena sebuah brand sudah terbangun dari awal sehingga tercipta kesan seperti kasus diatas. Orang akan secara bawah sadar merasa kualitas brand yang telah mereka kenal lebih dapat mereka percaya dibanding brand baru yang masih belum jelas kualitasnya dan namanya.
Saya pun juga memiliki berbagai brand yang saya percaya dan hingga kini enggan untuk bepindah karena sudah merasa nyaman dari segi pengalaman maupun dari hasil akhir produk.
"Singkatnya, merek anda adalah
seperangkat persepsi yang dimiliki orang tentang sesuatu, orang, organisasi, perusahaan,
negara, planet dan yang lebih besar lagi. Ini adalah ekspresi emosional yang
dikuratori dengan cermat dari nilai yang hidup dalam hati dan pikiran
orang."
"Pencitraan merek adalah
serangkaian tindakan yang diambil untuk mengembangkan sebuah merek. Ketika
dilakukan dengan benar, branding menjadi simfoni desain, bahasa dan pengalaman
yang indah, semua bergabung untuk menumbuhkan perasaan yang sangat
spesifik."
Apple, bisa dibilang salah satu merek yang sukses membuat orang bangga kepadanya hanya dengan melihat logo “Apple” menempel disetiap lini kehidupannya.
Siapa sih yang tidak merasa bangga membawa kemana-mana produk berlogo apple ini? Apalagi desainer grafis yang bisa dibilang nilai "jual dirinya" akan lebih besar ketika memegang produk ini dihadapan klien."Orang-orang berbicara tentang teknologi, tetapi Apple adalah perusahaan pemasaran," kata John Sculley CEO Apple, kepada koran Guardian pada tahun 1997.
"Ini adalah perusahaan
pemasaran dekade ini." Tidak ada yang mengerti ini lebih dari Steve Jobs, yang membawa Apple kembali
dari jurang kehancuran pada 1990-an, dengan meremajakan merek melalui
serangkaian perubahan gaya, pesan aspiratif dan iklan yang efisien.
Lebih dari segalanya, Jobs mengerti
bahwa keunggulan dari strategi merek yang baik termasuk kekompakan , konsistensi
dan kejelasan . Menciptakan
koneksi psikologis yang kuat di pelanggan. Pengguna tahu apa yang diharapkan
ketika mereka menggunakan produk dan perangkat lunak Apple.
Brand secara
umum adalah segala sesuatu yang terkait dengan perusahaan, produk, atau layanan
semua atribut, baik yang berwujud maupun tidak berwujud. Ini adalah apa yang
harus Anda perjuangkan, apa yang harus anda lakukan, katakan dan tampilkan ke
depan publik. Brand juga merupakan apa yang orang-orang
pikirkan, rasakan, kesan, persepsi orang terhadap sesuatu melalui alam bawah
sadar"
Brand sendiri bisa Brand personal, Brand Kelompok, Brand Organisasi, Hingga brand perusahaan. Terlepas dari itu perlu adanya usaha untuk membangun brand. Salah satunya yaitu membuat pencitraan brand seperti yang sempat aku bahas diatas. Pencitraan brand seperti logo, kartu nama, letterhead, dll adalah salah satunya. Desainer grafis tentu memiliki kemampuan untuk membangun pencitraan brand ini.
No comments:
Post a Comment